Penyuluh Agama Islam Ini Jadikan Hari Santri Sebagai Momen Edukasi

Kementerian Agama telah meluncurkan logo dan tema peringatan Hari Santri Nasional pada Selasa (21/09/2021). Setelah peluncuran tersebut, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Tanggunggunung segera melakukan persiapan untuk ikut serta dalam memeriahkan peringatan tersebut.

“Saat ini, kami sedang menyusun konsep peringatan Hari Santri Nasional secara virtual, karena saat ini masih pandemi Covid-19,” kata Eko Ali Sadikin.

Menurut Penyuluh Agama Islam itu, peringatan Hari Santri sangat baik dilakukan sebagai rasa hormat perjuangan santri dan kyai yang telah berjuang untuk kemerdekaan Republik Indonesia.

Ia menyampaikan, resolusi jihad yang difatwakan oleh KH Hasyim Asy’ari telah mampu menggerakan para santri untuk ikut berjuang.

“Maka dari itu, untuk menghormati hal tersebut, sudah seharusnya kita berbahagia menyambut dan merayakan hari santri ini meski di tengah pandemi,” lanjut aktivis Nahdlatul Ulama ini.

Sebagai Penyuluh Agama Islam, Eko menilai, merayakan Hari Santri Nasional merupakan sebuah ikhtiar penyuluh untuk meningkatkan rasa nasionalisme para santri.

Eko optimis, Penyuluh Agama Islam mampu menjadikan kegiatan peringatan hari santri tahun ini sebagai media edukasi.

“Hari Santri Nasional adalah momen yang baik untuk memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa cinta tanah air sebagian dari iman,” pungkasnya.

3+

36 thoughts on “Penyuluh Agama Islam Ini Jadikan Hari Santri Sebagai Momen Edukasi

Leave a Reply

Your email address will not be published.