Peduli Bencana, Penyuluh Agama Islam Tulungagung Bentuk Petagana

Salah satu upaya untuk meningkatkan peran sosial di bidang kebencanaan, Penyuluh Agama Islam Kabupaten Tulungagung membentuk tim Penyuluh Agama Tanggap Bencana (Petagana). Petagana adalah satu tim yang terdiri dari perwakilan Penyuluh Agama Islam se Kabupaten Tulungagung yang bertugas memberikan bantuan pada saat terjadi bencana.

“Tugas utama Petagana yaitu memberikan bantuan kepada korban bencana. Khususnya bantuan pada tempat ibadah yang mengalami kerusakan. Pengurus Petagana berasal dari Penyuluh Agama Islam Kabupaten Tulungagung,” kata Suyitno, Ketua Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Kabupaten Tulungagung (29/06/2021).

Menurut Suyitno, di kabupaten yang terkenal dengan produk batu marmer dan di seluruh wilayah Indonesia sering terjadi bencana. Baik bencana alam maupun bencana sosial. Salah satu dampak bencana yaitu rusaknya infrastruktur seperti tempat ibadah.

“Maka dari itu, Penyuluh Agama Islam harus mengambil peran untuk membantu pemulihan dari dampak bencana dan kalau perlu juga melakukan mitigasi sebelum terjadi bencana,” lanjutnya.

Nantinya, Suyitno menyebutkan, bahwa Petagana tidak hanya menggalang dan menyalurkan bantuan, tetapi Petaga juga terjun ke lapangan untuk membantu operasional pemulihan bencana serta memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang kebencanaan.

Pada periode pertama ini, Mukromin terpilih sebagai Ketua Petagana dan Munaryo sebagai wakil ketua. Kepengurusan juga terdiri dari sekretaris, bendahara serta bidang-bidang khusus seperti bidang media, mitigasi, pelatihan dan operasional.

“Semua bidang memiliki tugas dan fungsi yang berbeda. Saat ini, masing-masing bidang akan membuat program kerja untuk satu periode yaitu selama satu tahun,” tukas Suyitno.

Meski masih dalam proses pembentukan secara resmi, Suyitno memastikan bahwa Petagana sudah menjalankan tugas dengan baik.

Hal ini dibuktikan saat bencana tanah longsor di Kecamatan Sendang Kabupaten Tulungagung. Bersama dengan Kementerian Agama dan Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Kabupaten Tulungagung, tim Petagana memberikan bantuan bahan bangunan kepada mushola Al Ikhsan di wilayah setempat yang tanah bangunannya longsor.

“Insyaallah, tidak hanya bantuan bahan bangunan, tim Petagana akan membantu tenaga untuk membangun plengsengan atau tembok penahan tanah,” ungkap Mukromin.

Suyitno yakin, kehadiran Petagana saat terjadi bencana menjadi bukti bahwa Penyuluh Agama Islam selalu dekat dengan masyarakat pada berbagai kondisi apapun.

“Kalau dekat dengan masyarakat, informasi dan himbauan dari pemerintah serta ilmu dari Penyuluh Agama Islam akan mudah diterima oleh masyarakat,” pungkas Suyitno.

Reporter : Hanum Puspita